Rabu, 22 Juni 2016

Kemajuan Teknologi

Tak dapat dipungkiri jika Perkembangan teknologi masa kini berkembang sangat pesat. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya inovasi-inovasi yang telah dibuat di dunia ini. Dari hingga yang sederhana, hingga yang menghebohkan dunia.Sebenarnya Teknologi sudah ada sejak jaman dahulu, yaitu jaman romawi kuno. Perkembangan teknologi berkembang secara drastis dan terus berevolusi hingga sekarang. Hingga menciptakan obyek-obyek, teknik yang dapat membantu manusia dalam pengerjaan sesuatu lebih efisien dan cepat. Salah satunya adalah seperti yang ada di Indonesia, yaitu fenomena mobil esemka yang diciptakan beberapa sekolah di Solo.
Telah membuat inovasi mobil Nasional untuk Indonesia. Selain itu juga, ada di Sidoarjo yang memproduksi kapal laut untuk kebutuhan melaut.
Dalam bentuk yang paling sederhana, Perkembangan teknologi dihasilkan dari pengembangan cara-cara lama atau penemuan metode baru dalam menyelesaikan tugas-tugas tradisional sepertibercocok tanam, membuat baju, atau membangun rumah.
Ada tiga klasifikasi dasar dari Perkembangan teknologi yaitu :

  • Perkembangan teknologi yang bersifat netral (bahasa Inggris: neutral technological progress). Terjadi bila tingkat pengeluaran (output) lebih tinggi dicapai dengan kuantitas dan kombinasi faktor-faktor pemasukan (input) yang sama.
  • Perkembangan teknologi yang hemat tenaga kerja (bahasa Inggris: labor-saving technological progress). Perkembangan teknologi yang terjadi sejak akhir abad kesembilan belas banyak ditandai oleh meningkatnya secara cepat teknologi yang hemat tenaga kerja dalam memproduksi sesuatu mulai dari kacang-kacangan sampai sepeda hingga jembatan.
  • Perkembangan teknologi yang hemat modal (bahasa Inggris: capital-saving technological progress). Fenomena yang relatif langka. Hal ini terutama disebabkan karena hampir semua riset teknologi dan ilmu pengetahuan di dunia dilakukan di negara-negara maju, yang lebih ditujukan untuk menghemat tenaga kerja, bukan modalnya.

Selasa, 21 Juni 2016

Kabupaten Tulungagung

Kabupaten Tulungagung adalah salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Pusat pemerintahan Kabupaten Tulungagung berada di Kecamatan Tulungagung.
Sejarah dari kabupaten Tulungagung
Awalnya Tulungagung merupakan daerah kecil yang terletak di pusat kota (alun-alun). Tempat tersebut dinamakan Tulungagung karena merupakan sumber air yang besar – dalam bahasa Kawi. Tulung berarti mata air, dan Agung berarti besar. Daerah yang lebih luas disebut Ngrowo. Nama Ngrowo masih dipakai sampai sekitar awal abad XX, ketika terjadi perpindahan pusat ibukota dari Kalangbret ke Tulungagung.
Industri Unggulan kabupaten Tulungagung
Tulungagung terkenal sebagai salah satu penghasil marmer terbesar di Indonesia, yang bersumber di bagian selatan Tulungagung, utamanya di Kecamatan Campurdarat. Selain industri marmer, juga ada industri kecil dan menengah yang kebanyakan memproduksi alat-alat rumah tangga. Di Kecamatan Ngunut terdapat industri makanan ringan seperti kacang atom dan tenun perlengkapan militer Juga kerajinan batik di Majan dan Kauman.
Seni dan Budaya kabupaten Tulungagung
Reog kendang
Reog Tulungagung ini merupakan gubahan tari rakyat, yang menggambarkan arak – arakan prajurit pasukan Kedhirilaya tatkala mengiring pengantin “ Ratu Kilisuci “ ke gunung Kelud, untuk menyaksikan dari dekat hasil pekerjaan Jathasura, sudahkah memenuhi persyaratan pasang – girinya atau belum. 
Dalam gubahan Tari Reyog ini barisan prajurit yang berarak diwakili oleh enam orang penari.
Tayub
Berpotensi sebagai sarana pergaulan yang merakyat dan aktual. Terdapat nilai adiluhung “tata karma” dalam pergaulan masyarakat Jawa.
Upacara Jamasan Kyai Upas
Upacara memandikan pusaka Kyai Upas sebagai lambang kebesaran. Dimandikan setiap tahun pada hari Jumat Legi bulan Suro (Muharam) dan secara sakral.
Tulungagung dengan moto Ingandaya
Tulungagung yang dikenal dengan Kota Ingandaya ( industri, pangan, dan budaya ) memang memiliki berbagai macam hasil industri yang patut dibanggakan. Berbagai macam industri yang dihasilkan oleh berbagai daerah cukup variatif.
Selain itu juga ada berbagai makanan maupun jajanan khas dari Tulungagung seperti nasi lodho, pecel, cenil, gethuk, jenang sabun, dan kopi cethe.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa kota Tulungagung ini memiliki banyak sumber daya baik itu industri, pangan maupun budaya.